MAJULAH BAYUNGKA RAYA!!


MAJULAH BAYUNGKA RAYA!
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Mengenai Saya

Foto saya
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
@bayungka

Jumat, 27 Mei 2011

Adat Indonesia

itu malam senin, jadwal bertemu dengan teman baruku yang terpaksa untuk kuakui 'menarik'. Kalkulusiana, namanya. Mirip seperti mata kuliah yang mengerikan itu kan? Semoga kau sadar, tebakanmu benar. Tak lain dan tak bukan aku sedang sok asyik dengan kalkulus. Dibimbing guru mudaku, dia seakan-akan selalu berkata bahwa kalkulus itu menyenangkan. Dasar oh dasar, tetap saja aku yang tidak begitu suka ilmu pasti, ilmu bikin botak kata mereka. Entah kenapa lebih suka yang bebas, semoga bukan karena aku mirip orang Amerika (ngarep).

malam itu jadwalku belajar kalkulus dengan kak Nurul. Kakak angkatan yang baik jelita. Tapi saat aku melihatnya seperti melihat fatamorgana. Ilmu yang dia berikan, oh, pusing menyebutnya. KALKULUS.

"kalkulus itu bikin kita pinter dek !", "sukses". katanya.
"Berarti Christiano Ronaldo pintar kalkulus ya? dia sukses". "Sylverster stallone?, Thukul Arwana?". Tanyaku dan merasa seakan-akan anak playgroup yang tertarik bertanya pada gurunya.
"Nggak",
"kok nggak", tanyaku lagi.
"kakak nggak tau",
"tapi dia sukses kan?"
"iya sih".
aku tau, hanya ingin meyakinkan kepada kakak itu bahwa bukan kalkulus yang menentukan kita sukses. Nanti kita musyrik ! dosa ! kalkulus bukan Tuhan ! Tuhan yang menentukan sukses, bukan kalkulus.
Memang ini mengindikasikan pembelaan mahasiswa bodoh sains. Haha.

Sekitar 3600 detik berlalu. Pembelajaran di koridor MIPA itu kurasakan seperti penjara. Hanya terlihat orang berkacamata tebal dan bukunya. Tak terlihat orang gondrong dan gitarnya ! atau aku berharap semoga Bang Rhoma datang dengan soneta. Haha. Mungkin mencairkan suasana.
akhirnya kepusingan otak memaksa untuk mencairkan suasana. Mencairkan bibir serius dan dahi mengkerut kak Nurul. Aku takut dia akan berubah, berubah menjadi monster dan memakanku. Padahal aku sedang tidak membawa alat perubah ranger (PEMBACA, JANGAN BILANG2 KALAU AKU SEORANG RANGER!).
"Kak, boleh tanya?".
"iya". Jawabnya.
"Kakak punya pertanyaan buat aku nggak? tapi jgn yg ada hubungannya sama kalkulus, pusing!". tanyaku lagi.
"Mmmmm.PUNYA !" ."bayungka asli mana?". tanya si kakak.
"INDONESIA KAK!". jawabku dengan bangga, seperti tim piala thomas ketika memenangkan kejuaraan.
"maksud kakak, daerahnya!".
"Negara Kesatuan Republik Indonesia".jawabku lagi.
"Kasian ya nggak punya adat". jawab kakak sedikit kesal.
Hahahaha, aku memang lebih suka melihat kak Nurul sedikit kesal tapi bercampur senyum. Lebih cantik, daripada berkerut dahi seperti einstein tadi.
"Adatku Pancasila kak!".